Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tempat/Lokasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tempat/Lokasi. Tampilkan semua postingan

Kota-kota Paling Unik dan Aneh Di dunia

       Kota-kota Paling Unik dan Aneh Didunia - Bumi ini sangat luas sekali. Begitu banyak negara-negara di bumi ini. Begitu juga di dalam Negara tersebar kota-kota tempat tinggal para penduduk. Tak jarang salah satu kota dari Negara-negara itu mempunyai sejumlah keanehan dan keunikan tersendiri. Seperti Kota Monowi, Nebraska yang hanya mempunyai 1 penduduk saja. Wah ?

      Namun, pada kesempatan kali ini tidak hanya Kota Monowi saja yang dikupas secara eksklusif sendiri, namun juga akan disajikan informasi tentang beberapa kota dengan keanehan dan keunikannya masing-masing. Berikut kota-kota paling unik dan aneh di dunia :


1. Kota Berpenduduk Paling Banyak
Kota yang memiliki penduduk terbanyak, menurut para ahli adalah Tokyo (Jepang). Sebab, jumlah penduduk ibu kota negara samurai tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 33 juta jiwa. Di peringkat kedua adalah New York (ibukota Amerika Serikat). Sedangkan, Sao Paulo (Brasil) menduduki urutan ketiga. Jumlah penduduk kedua kota tersebut diperkirakan mencapai 17 juta jiwa.


2. Kota Paling Luas
Kota dengan wilayah terluas jatuh pada kota Mount Isa yang terletak di barat laut Queensland (Australia). Luasnya mencapai hampir 41 ribu km2 dengan jalan sepanjang 189 km. Oleh karena itu, jalan raya di kota Mount Isa tersebut dijadikan sebagai jalan raya kota terpanjang di dunia.


3. Kota Paling Kecil
Kota Hum yang terletak di Kroasia (Croatia) dengan jumlah penduduk 23 orang, termasuk dalam kota terkecil di dunia. Kota tersebut didirikan pada 1102 yang sebelumnya bernama Cholm atau dalam bahasa Italia disebut Colmo. Arsitektur gedung kota tersebut masih mengikuti zaman Abad Pertengahan.


4. Kota Paling Tua dan Paling Muda
Tahukah Anda bahwa kota paling tua dan kota paling muda berada di wilayah yang sama, yakni kawasan Timur Tengah. Kota Jericho atau Yerikho (di Arab disebut Ariha) yang berada di Palestina, diperkirakan berusia lebih dari 10 ribu tahun. Sedangkan, kota paling muda jatuh pada Kota Tel Aviv (Israel) yang berusia sekitar 80 tahun. Selain sebagai kota paling tua di dunia, Jericho juga dianggap sebagai kota dengan daratan paling rendah di dunia. Kota tersebut berada pada 260 m di bawah permukaan laut.


5. Kota Dengan Daratan Paling tinggi
Kota Potosi di Bolivia merupakan kota yang berada di daratan tertinggi di dunia dengan ketinggian sekitar 4.100 m di atas permukaan laut. Kota tersebut juga termasuk sebagai salah satu warisan dunia UNESCO yang harus dilindungi.


6. Kota Paling Tinggi
Hongkong mendapat julukan kota 'terjangkung atau tertinggi' di dunia. Sebab, kota tersebut memiliki lebih dari 7.500 gedung pencakar langit, mengalahkan Kota New York.


7. Kota Pertama Berpenduduk 1 Juta Jiwa
Kota Roma di Italia, telah menjadi kota pertama di dunia yang jumlah penduduknya mencapai 1 juta jiwa pada 133 M. Sedangkan, Kota London berpenduduk 1 juta pada 1810. Diikuti dengan Kota New York dengan penduduk 1 juta pada 1875. Sekarang ini, ada lebih dari 300 kota di dunia dengan penduduk lebih dari 1 juta orang.


8. Kota Dengan Nama Paling Panjang
Anda boleh percaya atau tidak, nama asli dari Kota Bangkok (Thailand) sebenarnya adalah Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Yuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Phiman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit. Namun sekarang telah disingkat menjadi nama resmi yaitu Krung Thep Maha Nakhon (atau dalam bahasa Thailand : กรุงเทพฯ, กรุงเทพมหานคร).

Nama tersebut diberikan oleh pendirinya, Raja Phra Buddha Yotfa Chulaloke sekitar abad ke-18. Dan nama kota tersebut merupakan nama kota paling panjang di dunia menurut Guinness Book of World Record (Buku Rekor Dunia).


9.  Kota Dengan Nama Paling Aneh
Fucking (maaf) merupakan nama kota kecil di Austria dengan populasi 150 jiwa. Nama aneh tersebut diberikan sejak tahun 1070. Uniknya, setiap kali wisatawan yang yang melewati jalan tersebut akan berhenti sejenak hanya untuk mengambil foto. Bahkan, marka jalan yang satu ini menjadi marka jalan paling banyak dicuri di Austria.



Bangunan Unik di Indonesia

1. Rumah Domes
Rumah domes terdapat di perkampungan domes New Nglepen, Jogja. Di perkampungan ini terdapat rumah-rumah putih berbentuk kubah atau setengah bola yang dirancang sebagai perumahan tahan gempa. Warga di sekitar menyebut rumah domes ini sebagai rumah Teletubbies.



Rumah Domes

2. Rumah pohon
Di Papua, suku Korowai membangun rumah mereka di atas pohon. Beberapa rumah mereka bahkan bisa mencapai ketinggian sampai 50 meter dari permukaan tanah. Masyarakat adat Korowai dijuluki 'orang pohon' karena selalu membuat rumah yang bertengger di atas pepohonan.

Rumah pohon

3. Goa Gala
Gua ini merupakan tempat tinggal dari seorang pertapa yang bernama Made Byasa yang dibuat selama sekitar 15 tahun dengan peralatan yang sederhana menjadikannya sebagai rumah tinggal di bawah tanah dalam liang batu kapur. Goa Gala terletak di Nusa Lembongan, Bali. Seperti rumah pada umumnya, dalam rumah tinggal Made Byasa ini terdapat ruang tamu, dua buah kamar tidur, kamar mandi, sumur dan dua buah dapur.

Goa Gala

4. Istana Wong Sintinx
Rumah yang terletak di Jakarta Timur ini merupakan milik paranormal Ki Joko Bodo. Ki Joko Bodo memberi judul yang terpampang secara mencolok di dinding depan rumahnya dengan tajuk 'Istana Wong Sintinx' (Istana Orang Gila). Rumah ini unik dengan kehadiran simbol burung hantu dan ular naga di bagian teratas.

Istana Wong Sintinx

5. Rumah Botol
Rumah yang memanfaatkan botol bekas minuman berenergi ini mendapat gelar juara dalam Green Design Award 2009, yang diselenggarakan oleh BCI Asia. Rumah ini menghabiskan 30.000 botol bekas yang berdiri di atas tanah seluas 373 meter persegi, di kawasan Cigadung Selatan, Bandung. Selain ramah lingkungan, rumah botol juga berjasa dalam penghematan energi. Dindingnya yang terbuat dari kaca, membuat sinar matahari lebih mudah masuk sehingga tidak perlu menyalakan lampu pada siang hari.

Rumah Botol 

Tempat Unik



  •        Pulau Socotra

 


  


           Terkesima dengan mata yang tak berkedip, mungkin itu hal pertama yang turis lakukan begitu tiba di Pulau Socotra, Yaman. Jelas saja, pulau ini dipenuhi oleh aneka tanaman unik dan langka di dunia. Serasa di planet lain!
            Pulau Socotra adalah sebuah pulau kecil dari empat pulau Yaman yang ada di Samudera Hindia. Pulau ini terletak dekat dengan Teluk Aden, Yaman atau sekitar 250 km di lepas Pantai Yaman.
           Sepintas, tidak ada yang istimewa dengan pulau ini, tapi coba masuk ke dalam. Anda dijamin akan tertegun dibuatnya. Betapa tidak, pulau ini diisi oleh banyak spesies endemik, sama seperti Kepulauan Galapagos. Hanya saja, kalau Galapagos lebih banyak diisi oleh hewan endemik, Socotra dihuni oleh banyak tumbuhan endemik.
           Jika dihitung, ada sekitar 825 spesies tumbuhan langka. Salah satu tumbuhan yang paling sering ditemukan adalah pohon dengan bentuk ranting yang unik.
           Kalau biasanya pohon yang sering dilihat memiliki ranting dan daun yang memenuhi hampir setengah badan pohon, jangan harap Anda bisa menemukannya di sini. Pepohonan di Socotra memiliki dahan yang menghadap ke atas, dengan daun yang hanya tumbuh di ujung dahan.
          Jika dilihat, bentuk tanaman ini mirip seperti payung. Traveler pun bisa dengan mudah menemukan tumbuhan di hampir seluruh tempat di Socotra.
          Diintip dari Socotra Island Adventure, Kamis (14/11/2013) tumbuhan unik ini disebut pohon darah naga. Usut boleh usut, pemberian nama tersebut karena getah yang dikeluarkan tanaman berwarna merah. Getah ini diibaratkan darah naga.
          Pohon lain yang unik dan endemik di Socotra adalah pohon jenis sukun-sukunan, pohon mentimun raksasa. Socotra juga dihuni oleh pohon delima yang langka, dan pohon mawar gurun khas Socotra.
          Belum selesai, traveler yang  liburan di Socotra juga bisa menemukan aneka hewan langka, seperti siput dan reptil. Uniknya, 90% dari hewan-hewan di Socotra tidak ditemukan di tempat lain. Benar-benar endemik.
          Ekosistem di Socotra semakin unik dan menakjubkan dengan adanya 253 spesies terumbu karang, 730 spesies ikan pesisir dan 300 spesies kepiting, lobster dan udang di perairan lautnya.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2013/11/14/084833/2412571/1520/pulau-socotra-seperti-di-planet-lain

Tempat Unik di Dunia

Tempat Unik di Dunia

        Bumi adalah tempat yang indah dan dengan munculnya teknologi, tempat-tempat yang terpencil dan tersembunyi telah ditemukan dan bisa tampil di mata dunia. Perjalanan ke tempat tersebut tidak selalu mungkin bagi semua orang, tetapi internet bisa memberikan tampilan gambar ke tempat yang kita tidak bisa untuk mendapatkannya secara fisik
Dalam daftar ini terdapat beberapa daerah yang paling unik di seluruh dunia. Daftar ini termasuk kawasan yang alami dan ada juga yang telah diperbarui oleh manusia.




1. Pamukkale
    Turki


Pamukkale berarti benteng kapas dan juga disebut benteng putih karena warnanya
putih besar yang disebabkan oleh konsentrasi tinggi dari kalsit dalam air. Deposit sedimen travertine telah menciptakan teras putih, air terjun, dan hutan membantu mineral yang membentuk lanskap. Ke-17 mata air panas yang dipanaskan oleh gunung api bawah tanah. Daerah yang indah Pamukkale, Turki, telah digunakan sebagai spa penyembuhan selama ribuan tahun. Sifat penyembuhan tersebut menarik orang dari seluruh daerah termasuk Romawi yang membangun kota kuno Hieropolis sana. Untuk membantu melestarikan daerah tersebut, hotel dan jalan akses diturunkan dan kolam buatan manusia diciptakan untuk membantu dalam menjaga keindahan alam Pamukkale.



2.Sembilan Neraka dari Beppu
    Jepang
Beppu adalah rumah bagi lebih dari 2.800 sumber air panas dan ditemukan di pulau Kyushu. Sembilan neraka dari Beppu adalah beberapa mata air yang lebih unik di daerah tersebut.
Neraka 1 adalah Umi Jigoku berarti "neraka laut". Danau tersebut akan menjadi biru pirus dan cukup panas     untuk merebus telur.
Neraka 2 adalah Oniishibou, yang berarti "neraka kepala gundul" dan mendapatkan namanya dari lumpur abu-abu mendidih. Gelembung lumpur ke permukaan dan menyerupai kepala gundul dari pendeta Budha. Neraka 3 adalah Shiraike Jigoku berarti "neraka kolam putih" dan diisi dengan air putih mendidih disebabkan oleh konsentrasi kalsium tinggi.
Neraka 4 adalah Yama Jigoku berarti "neraka gunung. Yama Jigoku dibuat oleh gunung lumpur yang memuntahkan begitu banyak sehingga menciptakan sebuah gunung kecil yang dikelilingi oleh kolam-kolam kecil. 
Neraka 5 adalah Kamada Jigoku "memasak panci neraka". Ini adalah kumpulan mata air panas mendidih yang diapit oleh patung setan merah tampil sebagai juru masak. Neraka 6 adalah Oniyama Jigoku, yang berarti "gunung setan neraka". Oniyama adalah aliran yang sangat kuat yang dapat menarik mobil ½ 1 kereta api, dan juga rumah bagi sekitar 100 buaya neraka. 
Neraka 7 adalah Kinryu Jigoku "emas naga neraka". Musim semi ini adalah fitur dengan naga mengepul. Uap ini diberikan oleh uap dari musim semi dan diarahkan keluar dari lubang hidung sang naga. Naga itu memberikan ilusi terbang ketika air spouts keluar saat matahari terbit. 
Neraka 8 adalah Chinoike Jigoku, yang berarti "darah neraka kolam". Chinoike mendapat nama dari air berwarna cerah kemerahan disebabkan oleh besi (besi mengandung) mineral di kolam. Neraka 9 adalah Tatsumaki Jigoku, yang berarti "corot neraka". Tatsumaki adalah air mancur panas yang spouts setiap 30 menit dan memiliki suhu sekitar 105 derajat Celcius.


3. Sanqingshan
     China
Sanqingshan telah dianggap sebagai tempat suci. Digunakan oleh Tao untuk meditasi, dan diyakini mengarah ke keabadian. Sanqingshan diselimuti kabut selama 200 hari dalam setahun. Kabut memberikan kualitas dunia lain ke gunung, bersama dengan ribuan sungai yang mengalir ke dalam kolam, formasi granit yang menyerupai siluet manusia dan hewan, pohon pinus yang berbentuk aneh. Kolam dan vegetasi menciptakan lingkungan yang unik yang memikat burung-burung eksotis dan langka,itu membuat hewan-hewan merasa nyaman untuk tinggal di sana. Sanqingshan adalah rumah bagi sekitar 2.500 spesies tanaman. Ini adalah salah satu tempat yang ditujukan untuk menemukan tanaman yang digunakan dalam pembuatan obat-obatan tradisional Cina.


4. Dataran Jars
  Laos
Dataran Jars adalah salah satu misteri arkeologi tertua di Asia Tenggara. Terletak di dataran tinggi Xieng Khouang, di pegunungan Indocina, ada sekitar 90 situs guci berbeda. Setiap situs berisi 1-400 guci. Diperkirakan bahwa guci itu diciptakan 3.000 tahun yang lalu dan terbuat dari batu pasir, batu kapur, granit, dan breksi. Mayoritas terbuat dari batu pasir. Tabung tertinggi adalah sekitar 9 kaki dan semua terbuat dari lempengan individu benda itu sendiri dari batu. Sekilas benda itu tampak sembarangan ditempatkan, dengan beberapa berdiri tegak dan yang lain di sisi mereka menunjuk ke arah yang berbeda. Penelitian lebih lanjut telah mengungkapkan bahwa guci ditempatkan di posisi yang membentuk pola rasi bintang-bintang. Telah ada banyak spekulasi tentang tujuan dari benda berbentuk botol itu. Ada yang bilang itu adalah gelas minum untuk ras raksasa, yang digunakan untuk mengumpulkan air hujan atau sebagai guci pemakaman. Sebagian besar botol kosong, tetapi beberapa telah ditemukan dengan tubuh atau alat di dalamnya, atau diisi dengan patung-patung miniatur Buddha. Eksplorasi disana sulit di lakukan karena daerah itu dipenuhi dengan bom yang tidak meledak sisa Perang Rahasia.



5. Danau Spotted Osoyoos
     British Columbia Kanada
Spotted Danau Osoyoos adalah tempat suci bagi Perserikatan Bangsa Pertama Okanagan Indian Valley. Osoyoos berarti mempersempit perairan dalam bahasa Okanagan, dan digunakan untuk menggambarkan apa yang terjadi pada danau. Danau itu adalah danau garam endorheic, yang artinya adalah tubuh tertutup air tanpa arus keluar atau masuk dari badan air lainnya. Danau ini memiliki tinggi konsentrat mineral yang berbeda, dan berisi beberapa magnesium sulfat, kalsium dan natrium sulfat denan jumlah tertinggi di dunia. Ada juga delapan mineral yang lebih kecil lainnya di dalam air, termasuk sejumlah kecil perak dan titanium. Mineral yang ada di danau sangat bermanfaat, dan telah ditambang selama Perang Dunia I untuk digunakan dalam pembuatan amunisi untuk perang.Selama musim panas, karena air menguap, bintik-bintik terbentuk memiliki warna yang berbeda tergantung pada mineral tadi. Bintik-bintik mengkristal dan membentuk jalan setapak dengan warna yang berbeda. Warnanya bisa menjadi putih, kuning, biru atau hijau.

8 Situs Warisan Dunia Di Indonesia

UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) yang bernaung di

bawah organisasi internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1972 mendirikan

World Heritage Committee (WHC) yang menentukan berbagai tempat di dunia yang dianggap

layak untuk masuk ke dalam World Heritage Sites (Situs Warisan Dunia). Dan ada 8 Situs

Warisan Dunia di Indonesia yang ditetapkan oleh World Heritage Committee. 

Tiap tahun, komisi ini mengadakan pertemuan untuk memilih keajaiban alam atau buatan
manusia yang membutuhkan perlindungan dan menganggap tempat-tempat itu sebagai area
yang harus dilestarikan. Sejak daftar situs warisan dunia disusun lebih dari 40 tahun yang lalu,
kini sudah ada 980 situs dari 160 negara di seluruh dunia.  


1. Komplek Candi Borobudur
Candi Borobudur
Wajar saja jika candi Borobudur masuk ke 
dalam daftar Situs Warisan Dunia.
Candi Borobudur merupakan tempat pemujaan terbesar bagi para penganut agama Buddha.
WHC menetapkan Candi Borobudur, Candi
Mendut, dan Candi Pawon masuk ke dalam
satu komplek candi Borobudur. Ketiga candi
tersebut berada dalam satu tarikan garis lurus
yang menyimbolkan bahwa ketiga candi itu
memiliki hubungan khusus, meski tidak
dibangun dalam waktu yang bersamaan.
Komplek Candi Borobudur masuk ke dalam daftar Situs Warisan Dunia pada tahun 1991.

2. Taman Nasional Komodo
Pulau Komodo
Situs Warisan Dunia di Indonesia yang ini juga
masuk ke dalam daftar pada tahun 1991.
Taman Nasional Komodo yang memiliki luas
1.733 kilometer persegi (603 meter persegi merupakan daratan), di dalamnya juga
termasuk Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau
Rinca, dan 26 pulau kecil lainnya. Taman
nasional yang didirikan pada tahun 1980 ini
awalnya hanya dijadikan sebagai tempat
pelestarian hewan Komodo (Varanus
komodoensis), tapi kini juga melestarikan
hewan lain, termasuk hewan laut. Habitat Komodo sendiri dibatasi di Pulau Komodo, Pulau
Rinca, Gili Motang, dan Flores. Komodo dapat tumbuh hingga mencapai panjang 3 meter dan
berat mencapai 70 kilogram.

3. Komplek Candi Prambanan
Candi Prambanan
Satu lagi candi di Indonesia yang masuk ke
dalam daftar Situs Warisan Dunia pada tahun
1991 adalah Komplek Candi Prambanan yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa
Tengah. Prambanan merupakan candi agama
Hindu terbesar yang dibangun untuk memuja
Dewa Shiwa, Wishnu, dan Brahma di Indonesia. Selain tiga bangunan utama candi, di sekitar Prambanan juga terdapat ratusan candi-candi
lain seperti Candi Ratu Boko yang dikaitkan
dengan legenda Roro Jonggrang, termasuk
pula Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung.

4. Taman Nasional Ujung Kulon
Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon
Di ujung barat pulau Jawa, tepatnya di Provinsi Banten, terdapat area seluas 1.206 km persegi
yang menjadi bagian dari Taman Nasional
Ujung Kulon. Taman Nasional Ujung Kulon
adalah satu-satunya suaka bagi Badak Jawa,
yang saat ini diperkirakan tinggal berjumlah
kurang lebih cuma 35 ekor. Taman nasional ini
juga merupakan tempat pelestarian 57 spesies tumbuhan langka, 35 spesies mamalia
termasuk Banteng, Lutung Budeng, Owa Jawa,
Macan Tutul Jawa, dan Pelanduk Jawa. Di
taman nasional ini juga tercatat ada sekitar 72 spesies reptil dan amfibi, serta 240 spesies
burung dan unggas. Gunung Krakatau, Pulau Panaitan, dan Pulau Peucang di Selat Sunda juga termasuk ke dalam area Taman Nasional Ujung Kulon. Pada tahun 2005, kawasan ini juga
dinobatkan sebagai Taman Warisan ASEAN.

5. Sangiran
Replika Tengkorak Kepala Homo Erectus
Situs Warisan Dunia yang satu ini bisa dibilang
cukup unik dan amat penting bagi dunia
arkeologi dan antropologi. Di Sangiran, Jawa
Tengah, ada area seluas 56 km2 yang oleh
para arkeolog dunia dianggap sebagai situs terpenting untuk mempelajari fosil manusia.
Situs Sangiran ini ditemukan oleh Eugene
Dubois pada tahun 1883. Tapi baru pada tahun
1936 sampai 1941, diawali oleh antropolog
Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald,
ditemukan leluhur pertama manusia yaitu Phitecanthropus erectus. Fosil yang dikenal dengan nama Manusia Jawa ini kemudian
mendapatkan nama Homo Erectus. Selain itu, ditemukan pula fosil manusia berukuran besar
yang disebut Meganthropus. Pemerintah Indonesia pada tahun 1977 menetapkan area
Sangiran sebagai daerah cagar budaya dan UNESCO menetapkan Sangiran sebagai
Situs Warisan Dunia pada tahun 1996.

6. Taman Nasional Lorentz
Puncak Jaya di Gunung Jayawijaya, Taman Nasional Lorentz
Di ujung Timur Indonesia, area Taman Nasional Lorentz dimasukkan ke dalam daftar Situs
Warisan Dunia pada tahun 1999. Taman
Nasional Lorentz seluas 2,35 juta hektar
merupakan area perlindungan terluas di Asia
Tenggara. Kawasan ini merupakan salah satu
dari tiga kawasan di dunia yang mempunyai
gletser di daerah tropis. Saking luasnya taman nasional ini, masih banyak daerah yang belum dieksplorasi dan dipetakan. Di sini juga
terdapat Gunung Cartenz dengan Puncak Jaya
yang merupakan gunung tertinggi ke-9 di dunia. Lorentz juga dianggap sebagai salah satu taman nasional dengan ekologi paling beragam di
dunia. Dengan 630 spesies burung, 123 spesies mamalia, serta ratusan spesies ikan, maka
tidak heran kalau Lorentz patut untuk dijaga dan dilestarikan.

7. Hutan Hujan Tropis di Sumatera
Taman Nasional Leuser
Tiga taman nasional, yaitu Taman Nasional
Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat
dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan
menjadi bagian dari daftar Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2004. Area dengan total
luas 25.951 kilometer persegi ini mewakili area hutan yang penting keberadaannya
bagi Pulau Sumatera, karena keanekaragaman hayati, serta hutan dataran dan pegunungan.
Selain itu ketiga area ini merupakan bagian dari Pegunungan Bukit Barisan dan berbagai
keindahan alam di dalamnya, seperti Danau Gunung Tujuh (danah tertinggi di Asia Tenggara)
dan Gunung Kerinci menambah pentingnya area hutan hujan tropis ini. Di ketiga taman nasional
ini di dalamnya terdapat sekitar 50% dari total varietas tanaman di Sumatera. Dan di ketiga
area ini terdapat bunga terbesar di dunia (Rafflesia arnoldi) dan bunga tertinggi di dunia
(Amorphallus titanium).
8. Sistem Subak di Bali
Sistem Irigasi Subak di Bali
Nama resmi Situs Warisan dunia yang baru
masuk ke daftar UNESCO pada tahun 2012
adalah Cultural Landscape of Bali Province: the Subak System as a Manifestation of the Tri Hita Karana Philosophy (Lansekap Budaya Provinsi
Bali: Sistem Subak sebagai Perwujudan
Filosofi Tri Hita Karana).
Sistem irigasi Subak yang sudah digunakan di
Bali sejak lebih dari 1.000 tahun yang lalu
merupakan sistem ekologi tradisional yang
membuat masyarakat agraris di Bali tidak
melupakan Tri Hita Karana, yaitu hubungan antara manusia, bumi, dan para dewa.

Tempat Wisata di Jogja

       Yogyakarta merupakan salah satu kota tujuan wisata di Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan asing maupun lokal. Berlokasi di bagian selatan provinsi Jawa Tengah, Yogyakarta mempunyai banyak tempat wisata menarik. Inilah diantaranya:

      

1. Candi Prambanan

Candi Prambanan 225x300 10 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi
Candi Prambanan merupakan salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang menakjubkan karena Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu yang terbesar di Indonesia. Selain itu, Candi Prambanan juga dihiasi relief yang diukir mengelilingi candi dan menceritakan kisah Ramayana dan Krishnayana. Candi Prambanan berlokasi sekitar 17 Km dari pusat kota Yogyakarta. Apabila anda tidak membawa kendaraan pribadi, untuk mencapai Candi Prambanan anda cukup menggunakan bus dan turun di halte Prambanan, sangat mudah untuk mencapai Candi Prambanan.

2. Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis 300x200 10 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi
Pantai Parangtritis adalah pantai yang terkenal di Yogyakarta, sehingga Pantai Parangtritis layak disebut sebagai salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi. Berlokasi sekitar 25 Km di selatan pusat kota Yogyakarta, Pantai Parangtritis adalah pantai yang berada di tepi Samudra Hindia sehingga mempunyai karakteristik ombak dan arus yang cukup besar dan kuat. Keunikan dari Pantai Parangtritis adalah adanya bukit pasir yang disebut gumuk di sekitar pantai. Apabila anda ingin suatu pengalaman yang berbeda, anda dapat mencoba bermain paralayang di bukit.


3. Jalan Malioboro

Jalan Malioboro 300x150 10 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi
Malioboro merupakan nama sebuah jalan di Yogyakarta. Jalan Malioboro ini sangatlah terkenal dan sudah menjadi salah satu tempat wisata di Yogya terkenal, bahkan untuk berfoto di penanda Jalan Malioboro saja kita sering kali harus mengantri terlebih dahulu. Nama Jalan Malioboro ini berasal dari bahasa Sansekerta dan mempunyai arti karangan bunga. Apa yang membuat Jalan Malioboro begitu terkenal?
Jalan Malioboro menawarkan pengalaman wisata belanja dan wisata kuliner yang tak ada habisnya. Pada siang hari, di sepanjang Jalan Malioboro anda akan menemukan banyak sekali penjual pakaian, tas, sandal, gantungan kunci, kerajinan tangan, batik, aksesoris, dan barang-barang unik lainnya yang dapat dibeli dengan harga murah. Sedangkan pada malam hari, anda akan menemukan banyak sekali penjual makanan lesehan khas Yogyakarta di sepanjang Jalan Malioboro.
Hal yang paling saya sukai di Jalan Malioboro adalah adanya beberapa orang yang berpakaian unik, misalnya berpakaian seperti prajurit, pocong, zombie, dan lain-lain. Kita dapat berfoto dengan mereka dengan biaya sukarela.

4. Keraton Yogyakarta
Keraton Yogyakarta 225x300 10 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi
Keraton Yogyakarta adalah salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang ramai dikunjungi. Keraton Yogyakarta merupakan sebuah bangunan bersejarah kesultanan Yogyakarta yang ditinggali oleh Sultan dan keluarganya. Selain dapat melihat arsitektur kesultanan kuno, anda juga dapat berkunjung ke museum yang mempunyai koleksi barang-barang kesultanan Yogyakarta yang sebagian merupakan hadiah dari raja Eropa. Apabila anda ingin datang mengunjungi tempat wisata ini, datanglah agak pagi karena Keraton Yogyakarta hanya buka dari jam 8 pagi sampai dengan jam 2 siang saja.

5. Kebun Binatang Gembira Loka
Kebun Binatang Gembira Loka 300x224 10 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi
Kebun Binatang Gembira Loka adalah tempat wisata keluarga di Yogyakarta yang mempunyai banyak koleksi hewan dari berbagai tempat di dunia. Selain dapat melihat dan berinteraksi dengan berbagai jenis hewan seperti layaknya kebun binatang pada umumnya, anda juga dapat bermain di beberapa wahana permainan yang terdapat di Kebun Binatang Gembira Loka. Wahana permainan yang ada di Kebun Binatang Gembira Loka yaitu kolam tangkap ikan, sepeda air, ATV, perahu kayuh, menunggang gajah, menunggang unta, dan lain-lain. Harga tiket masuk Kebun Binatang Gembira Loka adalah Rp 25.000 per orang.

6. Gunung Merapi
Gunung Merapi 300x202 10 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi
Gunung Merapi merupakan gunung yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah yang termasuk gunung teraktif di dunia. Gunung Merapi merupakan gunung yang paling terkenal di Yogyakarta, dan merupakan salah satu lokasi favorit para pecinta alam yang hobi mendaki gunung dan menikmati keindahan matahari terbit di puncaknya. Harga tiket masuk kawasan wisata Gunung Merapi adalah Rp 3.000 per orang.

sumber :  http://anekatempatwisata.com/10-tempat-wisata-di-yogyakarta-yang-wajib-dikunjungi/

 

Bangunan-Bangunan Misterius di Dunia

1. Gobekli Tepe

 Foto gobekli tepe oleh unik SegiEmpat
        Bangunan misterius yang terletak di Turki ini adalah salah satu bangunan yang menyimpan banyak misteri. Bangunan bernama Gobekli Tepe ini adalah bangunan tertua yang ada di dunia mengalahkan bangunan Giza dan Piramida. Bangunan ini memiliki kemisteriusan berupa bentuknya yang menyerupai tiga lingkaran batu kuno megalithikum yang ditemukan dalam penggalian di daerah Turki. Penemuan bangunan Gobekli Tepe ini sempat menggegerkan karena misteri tentang bangunan tersebut dan apa gunanya pada zaman dahulu. Sementara para peneliti mengatakan bahwa bangunan tersebut adalah bangunan yang dibuat oleh kaum pemburu yang saat itu masih hidup secara nomaden. Beberapa sejarawan pun mengemukakan bahwa bangunan tersebut adalah bangunan peribadatan, namun ternyata hal itu dapat dipatahkan karena adanya bukti baru yang mengatakan bahwa bangunan itu adalah kompleks candi. Semua hal yang tersimpan dalam bangunan tersebut masih menjadi misteri dan hingga kini belum ada pembenarannya. Hanya saja secara pelan-pelan para peneliti mulai menemukan bukti berupa relief yang mungkin bisa untuk mengungkap misteri yang terselubung di bangunan Gobekli Tepe tersebut.


 2. Georgia Guidestones
 Foto georgia guidestones oleh unik SegiEmpat
Bangunan selanjutnya yang masih menyimpan misterius adalah bangunan Georgia Guidestones. Dilihat dari bentuk bangunan tersebut dipercayai bahwa bangunan tersebut tidak didirikan oleh manusia zaman dahulu, karena bentuknya yang kompleks yaitu dengan empat batu granit dengan tinggi sekitar 2 meter ditambah dengan satu batu granit yang diletakkan di atas granit lainnya dengan posisi tertidur sehingga tercipta bentuk plus. Tidak hanya itu, ternyata dalam masing-masing batu granit tersebut terdapat instruksi untuk bisa membangun peradaban baru dengan cara lebih modern namun tetap tidak meninggalkan warisan nenek moyang. Umumnya petunjuk di empat batu granit ditulis dengan banyak bahasa seperti bahasa Arab, Cina, Rusia, Inggris, Spanyol, dan Hindi. Namun berbeda dengan bahasa yang ditulis di batu granit tidur yang terdiri sari bahasa Yunani, Sanksekerta, dan Mesir Kuno. Hingga kini keberadaan bangunan tersebut masih menjadi misteri tentang siapa sebenarnya yang mendirikan bangunan tersebut dan ditujukan untuk siapa semua petunjuk yang ada di dalamnya. Namun satu hal yang diketahui bahwa bangunan tersebut didirikan oleh golongan satanis seperti Illuminati, Mansonis, Freemasonri dan lainnya.

3. Great Zimbabwe Ruins

 Foto great zimbabwe ruins oleh unik SegiEmpat
Bangunan yang terletak di Zimbabwe ini adalah salah satu jejak sejarah yang paling penting yang ditemukan di negara Afrika karena sebelumnya belum pernah ada bukti adanya peradaban manusia di gurun pasir tersebut. Great Zimbabwe Ruins ini adalah bangunan yang hingga kini masih menjadi misteri di golongan peneliti dan sejarawan karena mereka masih belum tahu siapa pendirinya dan apa tujuan dibangun bangunan ini. Namun setelah diteliti lebih lanjut, diduga bangunan tersebut adalah bangunan yang digunakan sebagai tempat peribadatan dan dipercayai sebagai bangunan yang didirikan warga asli Zimbabwe.



Misteri Pulau Paskah Dan Keunikannya

 Pulau Paskah (Easter Island, Rapa Nui, Isla de Pascua) adalah sebuah pulau milik Chili yang terletak di selatan Samudra Pasifik. Walaupun jaraknya 3.515 km sebelah barat Chili Daratan, secara administratif ia termasuk dalam Provinsi Valparaiso.

Pulau Paskah berbentuk seperti segitiga. Daratan terdekat yang berpenghuni ialah Pulau Pitcairn yang jaraknya 2.075 km sebelah barat. Luas Pulau Paskah sebesar 163,6 km².


Menurut sensus 2002, populasinya berjumlah 3.791 jiwa yang mayoritasnya menetap di ibukota Hanga Roa.

Pulau ini terkenal dengan banyaknya patung-patung (moai), patung berusia 400 tahun yang dipahat dari batu yang kini terletak di sepanjang garis pantai.

Sejarah
Orang yang pertama kali menempati Pulau Paskah adalah keturunan imigran dari Polinesia yang kemungkinan berasal dari Pulau Mangareva atau Pitcairn di sebelah barat. Sejarah pulau ini dapat dihubungkan berkat daftar raja Pulau Paskah yang telah direkonstruksi, lengkap dengan rangkaian peristiwa dan tanggal perkiraan sejak tahun 400.
Penghuni asal Polinesia tersebut membawa sejumlah pisang, talas, ubi manis, tebu, bebesaran kertas (paper mulberry) dan ayam. Pada suatu masa, pulau ini menopang peradaban yang relatif maju dan kompleks. Ahli navigasi asal Belanda Jakob Roggeveen menemukan Pulau Paskah pada Hari Paskah tahun 1722.

Roggeveen memperkirakan sekitar 2.000-3.000 orang menghuni pulau ini, tetapi ternyata jumlah penduduk mencapai 10.000-15.000 jiwa pada abad ke-16 dan 17.

Peradaban Pulau Paskah telah merosot secara drastis semenjak 100 tahun sebelum kedatangan Belanda, terutama akibat terlalu padatnya jumlah penduduk, penebangan hutan dan eksploitasi sumber daya alam yang terbatas di pulau yang amat terisolasi ini. Namun, hingga pertengahan abad ke-19, populasi telah bertambah hingga mencapai 4.000 jiwa.

Hanya berselang waktu 20 tahun kemudian, deportasi ke Peru dan Chili serta berbagai penyakit yang dibawa oleh orang Barat hampir memusnahkan seluruh populasi, dengan hanya 111 penduduk di pulau ini pada 1877.

Pulau ini dianeksasi oleh Chili pada 1888 oleh Policarpo Toro. Jumlah penduduk asli suku Rapanui perlahan-lahan telah bertambah dari rekor terendah berjumlah 111 jiwa.

Perlu diketahui bahwa nama “Rapa Nui” bukan nama asli Pulau Paskah yang diberikan oleh suku Rapanui. Nama itu diciptakan oleh para imigran pekerja dari suku asli Rapa di Kepulauan Bass yang menyamakannya dengan kampung halamannya.

Nama yang diberikan suku Rapanui bagi pulau ini adalah Te pito o te henua (“Puser Dunia”) karena keterpencilannya, namun sebutan ini juga diambil dari lokasi lain, mungkin dari sebuah bangunan di Marquesas.

Peristiwa-peristiwa baru-baru ini telah menunjukkan peningkatan yang signifikan pada sektor pariwisata, ditambah dengan besarnya jumlah orang yang datang dari daratan Chili sehingga mengancam keidentikan Polinesia di Pulau Paskah.

Masalah kepemilikan tanah telah menciptakan ketegangan politik pada 20 tahun terakhir, dengan beberapa suku asli Rapanui menentang properti pribadi melainkan setuju dengan tanah tradisional milik bersama.

Lingkungan HidupPulau Paskah yang modern memiliki sedikit pepohonan. Pulau ini dulunya pernah mempunyai hutan pohon palem. Menurut pemikiran populer yang berkembang, para penghuni pertama pulau ini telah mengeksploitasi pepohonan di seluruh pulau untuk membuat tempat moai serta membangun perahu nelayan dan bangunan.


Patung Moai
Bukti yang menunjukkan gundulnya pulau ini bertepatan dengan runtuhnya peradaban Pulau Paskah.

Konteks Midden pada waktu itu menunjukkan penurunan yang mendadak pada jumlah tulang ikan dan burung ketika para penduduk kehilangan akal untuk membangun kapal nelayan dan burung-burung kehilangan tempat sarang.

Ayam dan tikus menjadi sarapan utama para manusia. Berdasarkan sisa-sisa manusia, ada bukti bahwa kanibalisme berlangsung.

Populasi kecil yang masih hidup berhasil mengembangkan tradisi baru untuk membagi-bagikan sumber yang tersisa sedikit. Pada grup pemuja manusia burung (manutara), sebuah pertandingan dibentuk manakala setiap tahunnya sebuah wakil dari setiap suku, yang dipilih oleh pemimpin masing-masing, menyelam ke laut dan berenang menuju Motu Nui, sebuah pulau kecil tetangga, untuk mencari telur pertama yang ditetaskan oleh seekor Sooty Tern pada musim menelur.

Perenang pertama yang kembali dengan telur itu dapat mengontrol sumber pulau untuk sukunya selama tahun itu. Tradisi ini masih diterapkan pada saat bangsa Eropa mendarat di pulau ini.

Namun, penelitian baru memunculkan dugaan bahwa keadaan yang sesungguhnya justru lebih kompleks. Luasnya pulau yang dibersihkan dari pepohonan hanyalah salah satu ujung akhir dalam sebuah seri ketidakberuntungan yang dialami Pulau Paskah.


Deretan patung Moai

Sebuah studi mengenai faktor-faktor lingkungan di 69 pulau-pulau di Pasifik mengatakan bahwa meskipun dipenuhi batu-batu pemujaan, para dewa ternyata marah terhadap pulau ini.

Pulau Paskah adalah daratan luas yang tidak subur dan kering. Tanahnya terlalu tandus untuk ditanami pohon-pohon kembali setelah tanaman asli dipanen.

Pulau ini tidak mendapat keuntungan dari debu vulkanik yang subur seperti pulau-pulau lain. Jadi, sekali pulau itu dibersihkan, tidak ada harapan untuk pemulihan.

Ekologi
Pulau Paskah, bersama dengan Sala-y-Gomez, sebuah pulau kecil tetangga yang tidak dihuni, dikenal oleh para ekologis sebagai kawasan ekologi yang disebut hutan berdaun lebar subtropis Rapa Nui.

Hutan basah berdaun lebar subtropis yang asli kini telah lenyap, tetapi studi paleobotanis mengenai fosil tepung sari dan jamur pohon yang merupakan peninggalan aliran lava mengindikasikan bahwa pulau ini tadinya berupa hutan lebat, dengan berbagai jenis pohon, belukar, pakis dan rumput.

Sebuah pohon palem besar, yang berhubungan dengan pohon palem anggur Chili (Jubaea chilensis) merupakan jenis mayoritas pepohonan, begitu juga dengan pohon toromiro (Sophora toromiro).
Pohon palem tersebut kini telah punah, dan toromiro punah di alam liar, sehingga kini pulau ini keseluruhannya hampir dipenuhi oleh padang rumput. Para ilmuwan sedang memperkenalkan kembali toromiro di Pulau Paskah.

Artefak kebudayaan


Moai
Patung-patung besar dari batu, atau moai, yang menjadi simbol Pulau Paskah dipahat pada masa yang lebih dahulu dari yang diperkirakan. Arkeologis kini memperkirakan pemahatan tersebut berlangsung antara 1600 dan 1730, patung yang terakhir dipahat ketika Jakob Roggeveen menemukan pulau ini.

Patung Moai
Terdapat lebih dari 600 patung batu monolitis besar (moai). Walaupun bagian yang sering terlihat hanyalah “kepala”, moai sebenarnya mempunyai batang tubuh yang lengkap; namun banyak moai yang telah tertimbun hingga lehernya. Kebanyakan dipahat dari batu di Rano Raraku.

Tambang di sana sepertinya telah ditinggalkan dengan tiba-tiba, dengan patung-patung setengah jadi yang ditinggalkan di batu.

Teori populer menyatakan bahwa moai tersebut dipahat oleh penduduk Polinesia (Rapanui) pada saat pulau ini kebanyakan berupa pepohonan dan sumber alam masih banyak yang menopang populasi 10.000-15.000 penduduk asli Rapanui.

Mayoritas moai masih berdiri tegak ketika Roggeveen datang pada 1722. Kapten James Cook juga melihat banyak moai yang berdiri ketika dia mendarat di pulau pada 1774. Hingga abad ke-19, seluruh patung telah tumbang akibat peperangan internecine.

Rongo-rongo
Ada berbagai lembaran (tablet) yang ditemukan di pulau yang berisikan tulisan misterius. Tulisan, yang dikenal dengan Rongorongo, belum dapat diuraikan walaupun berbagai generasi ahli bahasa telah berusaha.



Seorang sarjana Hongaria, Wilhelm atau Guillaume de Hevesy, pada 1932 menarik perhatian tentang kesamaan antara beberapa karakter rongorongo Pulau Paskah dan tulisan pra-sejarah Lembah Indus di India, yang menghubungkan lusinan (sedikitnya 40) rongorongo dengan tanda cap dari Mohenjo-daro. Hubungan ini telah diterbitkan kembali di berbagai buku.

Arti rongorongo kemungkinan ialah damai-damai, dan tulisannya mungkin mencatat dokumen perjanjian damai, misalnya antara yang bertelinga panjang dan penguasa bertelinga pendek. Namun, penjelasan tersebut masih dalam perdebatan.

Demografi
Menurut sensus 2002, populasinya berjumlah 3.791 jiwa. Angka ini naik dari 1.936 jiwa pada 1982. Kenaikan populasi yang besar ini terutama disebabkan oleh kedatangan orang-orang keturunan Eropa dari daratan Chili. Akibatnya, pulau ini terancam kehilangan identitas asli Polinesia. Pada 1982, sekitar 70% populasi berupa suku Rapanui (penduduk asli Polinesia).

Namun pada sensus 2002, Rapanui hanya mencakup 60% dari populasi Pulau Paskah.


Bangsa Chili keturunan Eropa mencakup 39% populasi, dan sisanya 1% adalah etnis Amerika Asli dari daratan Chili. Hampir seluruh populasi tinggal di kota Hanga Roa.

Suku Rapanui telah bermigrasi dari pulau ini. Pada sensus 2002, ada 2.269 Rapanui yang tinggal di pulau ini, sedangkan 2.378 lainnya tinggal di daratan Chili (setengahnya tinggal di daerah metropolitan Santiago).

Kepadatan penduduk Pulau Paskah hanya 23 penduduk per km²; jumlah itu lebih kecil dari masa gemilang pemahatan patung (abad ke-17) ketika antara 10.000 dan 15.000 penduduk asli Rapanui tinggal di pulau. Populasi telah menurun hingga 2.000-3.000 penduduk sebelum kedatangan bangsa Eropa.

Pada abad ke-19, penyakit yang timbul akibat kontak dengan kaum Eropa, serta deportasi 2.000 Rapanui ke Peru sebagai budak, dan keberangkatan paksa sisa suku Rapanui ke Chili menyebabkan kemerosotan populasi Pulau Paskah hingga mencapai rekor terendah 111 penduduk pada 1877. Dari 111 Rapanui, hanya 36 yang mempunyai keturunan, dan mereka adalah nenek moyang seluruh 2.269 penduduk Rapanui sekarang.

sumber : http://adainfounik.blogspot.com/2013/09/misteri-pulau-paskah-banyak-patung-moai.html
               http://forum.viva.co.id/misteri/1203285-misteri-pulau-paskah-banyak-patung-%93moai%94-tapi-kemana-penduduknya.html

(+)